Selasa, 16 Desember 2014

Cara Sederhana dalam Menyimpan Deterjen Cair


Tahukah? Menggunakan deterjen cair adalah salah satu cara untuk meringankan tugas mencuci pakaian. Keunggulan deterjen cair membuatnya menjadi favorit para bila dibandingkan dengan deterjen bubuk. Misalnya, bisa langsung mengoleskan deterjen pada noda di pakaian.
Mirip seperti penggunaan sabun colek biasa, tentunya dengan hasil yang jauh lebih efektif. Terutama bila menggunakan Detergant cair saat mencuci menggunakan mesin cuci, kandungan bahan aktifnya yang ramah lingkungan akan membuat pakaian jadi lebih bersih dan mesin cuci tak mudah rusak karena sisa deterjen yang tertinggal di tabung mesin.

Jika belum terbiasa menggunakan Detergent Cair , jangan khawatir. Inilah beberapa tips sederhana untuk memilih dan menyimpan deterjen cair:

  • Deterjen cair dalam kemasan botol akan memudahkan untuk menyimpan deterjen yang sudah dibuka tanpa khawatir deterjen tersebut akan tumpah. Usahakan untuk membeli deterjen dalam kemasan botol, supaya berikutnya bisa mengisinya dengan deterjen cair kemasan pouch (refill).
  • Gunakan sesuai takaran dan cara penggunaan yang tertera pada kemasan belakang detejen cair.
  • Bila kita jarang mencuci, deterjen cair kemasan kecil mungkin lebih cocok daripada deterjen cair kemasan besar. Menggunakan deterjen cair kemasan kecil akan membuat deterjen tersebut lebih cepat habis sehingga tak mudah terkontaminasi oleh mikroorganisme yang dapat merusak fungsi deterjen.
  • Simpanlah deterjen cair pada wadah yang tertutup rapat agar aromanya tak mudah menguap dan tetap segar saat digunakan untuk mencuci.
Dengan format konsentrat cair, Detergant cair tidak akan meninggalkan sisa deterjen yang dapat merusak mesin cuci.